BANJAR – Dalam upaya memperkuat fondasi moral dan kedisiplinan warga sekolah, SMKN 4 Banjar menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Karakter yang inspiratif pada Rabu, 15 April 2026. Bertempat di Aula SMKN 4 Banjar, acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang antusias menyerap ilmu mengenai pola pembinaan karakter berbasis ketarunaan.
Menghadirkan Pakar dari "Kota Nanas"
Tidak tanggung-tanggung, SMKN 4 Banjar menghadirkan tim ahli dari SMKN 2 Subang, sebuah institusi yang telah dikenal luas sukses mengimplementasikan sistem pendidikan ketarunaan. Hadir sebagai pembicara utama adalah Bapak Lili Ramdani, M.Pd. dan Bapak Dede, S.St.Pi. Keduanya merupakan instruktur pendidikan karakter yang telah memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman mumpuni dalam membentuk mentalitas siswa kejuruan. Dalam paparannya, mereka mengupas tuntas filosofi dan teknis pelaksanaan Pendidikan Karakter Ketarunaan yang diterapkan di SMKN 2 Subang.
Ketarunaan: Lebih dari Sekadar Seragam
Bapak Lili dan Bapak Dede menjelaskan bahwa pendidikan ketarunaan bukanlah sekadar latihan fisik atau penggunaan seragam semata, melainkan sebuah sistem komprehensif untuk menanamkan nilai jujur, tanggung jawab, dan disiplin tinggi.
"Pendidikan karakter ini adalah investasi jangka panjang. Kami di Subang telah melihat dampaknya secara langsung; siswa menjadi lebih sigap, memiliki daya juang tinggi di dunia industri, dan tingkat pelanggaran tata tertib menurun drastis," ujar Bapak Lili Ramdani.
Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya evaluasi rutin. Menurut Bapak Dede, sistem yang baik adalah sistem yang terus dipantau dan diperbaiki. Evaluasi berkala memastikan bahwa nilai-nilai karakter tidak hanya muncul saat ada instruktur, tetapi meresap menjadi budaya kerja sehari-hari bagi siswa maupun staf pengajar.
Visi Strategis Kepala Sekolah
Kepala SMKN 4 Banjar, Ibu Tina Nurhayati, A.Md., S.Pd., MM.Par., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal dari transformasi besar di sekolah yang beliau pimpin.
"Rencana kami, kegiatan sosialisasi dan pembinaan karakter ini akan dijadikan agenda rutin tahunan. Kedepannya, sasaran peserta tidak hanya terbatas pada GTK saja, melainkan akan merambah secara masif kepada seluruh siswa SMKN 4 Banjar," tutur Ibu Tina.
Beliau menambahkan bahwa penguatan karakter adalah kunci agar lulusan SMKN 4 Banjar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara personal.
Tawaran Program Intensif 3 Hari 2 Malam
Sebagai penutup yang menantang, tim instruktur dari SMKN 2 Subang memberikan tawaran program lanjutan. Apabila sekolah telah siap secara mental dan manajerial, mereka siap memfasilitasi Kegiatan Pendidikan Karakter Khusus GTK yang dilaksanakan secara intensif selama 3 hari 2 malam.
Program ini dirancang untuk menyamakan frekuensi dan mempererat kerja sama antar guru melalui simulasi kepemimpinan dan kedisiplinan lapangan. Sesi sosialisasi diakhiri dengan diskusi interaktif dan foto bersama, menandai dimulainya babak baru penguatan karakter di SMKN 4 Banjar.