Pertegas Kedisiplinan, SMKN 4 Banjar Gelar Apel GTK: Tekankan Sinergi Penanganan Siswa Terlambat

⏰ 23:39:37, 16 April 2026 Oleh: admin
Apel Pagi GTK

BANJAR – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk karakter siswa yang taat aturan, SMKN 4 Banjar melaksanakan aksi Apel Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Selasa pagi, 14 April 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman utama sekolah ini menjadi momentum penting bagi jajaran pendidik untuk menyamakan persepsi dalam penegakan kedisiplinan sekolah.


Fokus Utama: Penanganan Keterlambatan Siswa

Bertindak sebagai Pembina Apel, Ibu Eka Ambarahmawati, S.Pd., yang merupakan Staf Wakasek Kesiswaan SMKN 4 Banjar, menyampaikan amanat yang lugas dan berorientasi pada solusi. Dalam pidatonya, beliau menyoroti dinamika kedisiplinan siswa yang memerlukan perhatian khusus, terutama terkait tren keterlambatan siswa saat jam masuk sekolah.


Beliau menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar aturan kaku, melainkan fondasi bagi siswa sebelum terjun ke dunia industri. "Kita tidak bisa membiarkan keterlambatan menjadi sebuah kebiasaan. Kedisiplinan adalah wajah dari profesionalisme yang kita ajarkan di sekolah kejuruan ini," ujar Ibu Eka di hadapan seluruh peserta apel.


Instruksi Sinergi Tiga Lini

Poin utama dalam amanat tersebut adalah seruan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Ibu Eka menginstruksikan agar penanganan siswa yang terlambat tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan melalui integrasi antara tiga elemen penting sekolah:


Guru Piket: Sebagai garda terdepan yang melakukan penyambutan dan pendataan awal siswa di gerbang sekolah.


Wali Kelas: Sebagai "orang tua" di sekolah yang memiliki kedekatan emosional dan data latar belakang keluarga siswa untuk memahami akar masalah keterlambatan.


Tim Kesiswaan: Sebagai pengambil kebijakan dan pemberi sanksi edukatif yang terukur sesuai dengan tata tertib sekolah.


"Sinergi antara Wali Kelas, Guru Piket, dan Tim Kesiswaan adalah kunci. Data dari Guru Piket harus segera sampai ke Wali Kelas, dan jika terjadi pengulangan, Tim Kesiswaan akan mengambil langkah pembinaan yang lebih intensif. Kita harus satu suara dalam menerapkan aturan," tambah Ibu Eka Ambarahmawati.


Harapan dan Tindak Lanjut

Melalui apel ini, manajemen SMKN 4 Banjar berharap adanya penurunan angka keterlambatan secara signifikan dalam beberapa pekan ke depan. Pola komunikasi yang terintegrasi diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus pembinaan yang humanis bagi para siswa.


Kegiatan apel GTK ini diakhiri dengan doa bersama dan koordinasi singkat antar unit kerja sebelum memulai aktivitas Belajar Mengajar (KBM). Dengan semangat kolaborasi, SMKN 4 Banjar terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki integritas dan kedisiplinan yang tinggi.

👁 3 views #SMKN4Banjar # ESEMBA #Pancawaluya