BANJAR – Dalam upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, SMKN 4 Banjar kembali melaksanakan kegiatan rutin Jumat Berseri (Bersih, Sehat, dan Religi) pada Jumat, 10 April 2026. Berbeda dengan pekan sebelumnya yang berfokus pada kesehatan fisik, kegiatan kali ini dikhususkan pada penguatan aspek kerohanian yang dipusatkan di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf kependidikan ini dimulai sejak pagi hari dengan suasana yang sangat khusyuk. Rangkaian acara diawali dengan mengaji bersama dan pembacaan Asmaul Husna yang menggema di seluruh penjuru sekolah, menciptakan atmosfer yang tenang dan religius sebelum memulai aktivitas pembelajaran.
Mimbar Da’i Muda: Pesan Sukses dari Siswa untuk Siswa
Puncak dari kegiatan Jumat Berseri kali ini adalah sesi ceramah keagamaan yang dibawakan oleh perwakilan siswa. Adalah Tedy Setiawan, siswa kelas XI TJKT 1, yang naik ke atas mimbar untuk menyampaikan tausiyahnya.
Dalam ceramah singkat namun padat yang bertajuk "Meraih Kesuksesan di Dunia dan Akhirat", Tedy menekankan bahwa keberhasilan seorang pelajar tidak hanya diukur dari nilai akademik di atas kertas, melainkan juga dari sejauh mana mereka menjaga hubungan dengan Sang Pencipta.
"Sukses yang sejati adalah ketika kita mampu menyeimbangkan ikhtiar di dunia dengan doa. Ilmu tanpa adab dan iman akan terasa hampa," ujar Tedy di hadapan rekan-rekan sejawatnya.
Dukungan Penuh dari Pihak Sekolah
Kepala SMKN 4 Banjar, Ibu Tina Nurhayati, A.Md., S.Pd., MM.Par., yang hadir langsung memantau jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, program Jumat Berseri adalah wadah penting bagi siswa untuk belajar mengimplementasikan nilai-nilai karakter secara nyata.
"Kami ingin siswa belajar secara langsung bagaimana menjadi pribadi yang berkarakter. Kegiatan ini adalah bentuk implementasi nyata dari pendidikan karakter di sekolah. Saya berharap semangat religi ini terus berkembang dengan baik dan menjadi kebiasaan positif yang dibawa siswa hingga mereka lulus nanti," tutur Ibu Tina dengan penuh harap.
Senada dengan Kepala Sekolah, Bapak Didin Setiadi, S.Pd.I., selaku Pembina IRMA (Ikatan Remaja Masjid) SMKN 4 Banjar, mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi aktif para siswa, khususnya keberanian mereka untuk tampil berbicara di depan publik melalui materi keagamaan.
"Saya sangat bangga melihat anak-anak didik kami, seperti Tedy, yang sudah berani menyampaikan syiar agama. Ini membuktikan bahwa pembinaan mental dan spiritual di SMKN 4 Banjar berjalan beriringan dengan kemampuan teknis mereka di jurusan masing-masing," pungkas Bapak Didin.